Kamis, 15 September 2011

Tip Trik : Menghindari Penggelapan Uang Tagihan oleh Sales

Jika Anda saat ini mempunyai sales (keliling) ,atau berkeinginan melakukan penjualan dengan bantuan sales, Sebaiknya Anda menyimak pembahasan berikut ini, siapa tahu Anda bisa mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, sehingga Anda bisa lebih bijak dalam menyikapinya.
stresTidak sekali dua,
cerita ini kami dengar dari para pelanggan kami. Saat usaha Anda bukan pada skala mikro lagi, yaitu adanya penjualan sudah rutin dan Anda sudah mengembangkan penjualan dengan menggunakan bantuan sales yang berkeliling dari toko satu ke toko lainnya. Dimana pembayarannya bisa secara cash maupun piutang. Maka semakin bertambahnya waktu, pelanggan Anda juga akan semakin bertambah banyak, dan juga (biasanya) jumlah piutang Anda juga semakin meningkat (besar).
Nah dari sini , teori “ Pay later Collect early “ (yang sudah saya tulis pada postingan sebelumnya) mulai jalan. Kesalahan para pengusaha toko material (kalau bisa di katakan kesalahan) adalah melakukan collect early (menagih) dengan cara dititipkan pada sales bersangkutan, yaitu saat sales tersebut melakukan pengiriman barang berikutnya.
Hal ini selain praktis, juga menghemat biaya, karena tidak perlu ada bagian penagihan, yang berarti adalah menambah biaya gaji lagi dan juga menghemat transport untuk penagihannya.
Dari sisi penghematan dan efisiensi memang tindakan ini benar, akan tetapi dari sisi controlling, sangat lemah sekali. Kenapa ? Karena satu-satunya nya orang yang contact dengan pelanggan kita tersebut hanyalah sales kita itu saja.
Sebenarnya masalah tidak akan terjadi jika semua pekerjaan dilakukan sesuai dengan asumsi kita, artinya jika terjadi pembayaran piutang yang dititpkan ke sales, maka sales seharusnya akan langsung setor uang pembayaran tersebut ke bagian piutang. Demikian seterusnya.
Namun pernahkah Anda berpikir, bahwa sales Anda terkadang tidak melakukan tugas dengan semestinya. Padahal Anda sudah mempercayakan penagihan pada sales, akan tetapi saat pelanggan tersebut membayar, sales Anda tidak memberikan secara langsung pembayaran tersebut kepada bagian administrasi piutang. Pembayaran tersebut “dipinjam” terlebih dahulu oleh sales dengan mengatakan bahwa pelanggan belum melakukan pembayaran. Masalah berawal dari sini, saat sales tersebut “meminjam” uang dalam jumlah kecil dan tidak terdeteksi, maka akan ada kecenderungan semakin meningkatkan “pinjaman”nya, yang ujung-ujungnya jumlah “pinjaman” semakin besar dan tidak ada keinginan sales untuk mengembalikan (karena memang tidak terdeteksi). Masih mendingan jika sales tersebut akhirnya bisa mengembalikan uang yang “dipinjamnya”, tapi ada kalanya yang membikin masalah lebih rumit lagi saat sales tersebut mengundurkan diri. Wah tambah runyam deh…
Setelah Anda memahami masalah yang ada, maka kembali lagi kami ingin mengatakan pentingnya komputerisasi pada usaha toko bangunan atau material.
Dengan komputerisasi yang di lakukan pada management piutang Anda, sebenarnya bisa dijadikan alat Bantu untuk mengatasi masalah tersebut, (kita namakan alat Bantu karena secanggih apapun system yang kita bangun, tidak akan sempurna jika yang menjalankannya memang punya niatan untuk

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar